h1

Business Process

Agustus 21, 2007

Hari ini ngelanjutin pembuatan business process untuk kegiatan after sales perusahaan otomotif. Ternyata ada begitu banyak kombinasi dan harus dapat dituangkan ke dalam satu model sehingga bisa diaplikasikan ke dalam aplikasi komputer.

Memang benar bahwa suatu business process masing-masing industri pasti akan berbeda sehingga setiap industri akan membutuhkan suatu business process yang berbeda walaupun model businessnya sama. Hal ini membuat saya berpikir bagaimana caranya suatu package (seperti SAP) dapat diterapkan di industri yang berbeda-beda? Apakah business process dari industri itu akan mengikuti ataukan package yang akan mengikuti business process industri.

Banyak yang bilang bahwa business process industri di Indonesia tidak standar. Banyak aturan-aturan yang dapat di’belokkan’. Hal-hal seperti inilah yang mungkin menyebabkan tingginya angka implementasi suatu sistem dalam suatu industri?

Any comment?

Tinggalkan Komentar